Hiii….
Udah lama g ngisi blog q. Sejak Mei ini aq udh g beraktiftas dengan blog q. Kenapa y? Apa karena banyak kerjaan? Kyknya g juga… Emang malas ngisi lagi kyknya.
Whatever, yg penting sekarang terisi lagi dan aq coba mulai aktif lg buat nulis d blog. Meski begitu aq harus bagi waktu dengan skripsi yg g kelar-kelar, (Oh my god! padahal teman2q udh bnyak yg selesai n mau selesai…)
Sekian aj dulu, hrus semangat!!!
Ciat…!
KKN
foto-foto slama kegiatan KKn q, walo hnya sdikit aj…
Beasiswaq…
Yo… kmrin lg bngung dgn tampilan baru wordpress jd g ngisi deh (pdhal kmrin niat ngisi blog). Skrg udh g bngung coz udh melajari sbntar.
Bbrapa hari trkhir ni, tmen2 q pd ngomngin beasiswa. Pda umumnya topik yg mreka bicarakan adalh kpn y beasiswanya turun? Bgi q trun g turun, kpn, n udh g mikir lg (wlopun dpt jg) g ush d tunggu coz bikin kesal aj. Nah, dua hari yg lalu bru aj kluar beasiswanya. Temen2 kntrkan q udh pd msuk smua uangnya drekening masing2, tp pnyq blum msuk. ADA APA DENGAN BEASISWAKU YA? itulah yg menjadi prtnyaanq skrg. Apa krn aq slh ngasi no rekening q y?
Gawat jdny tuh, coz uangnya buat nyaur utang yg udah numpuk…. Mudah2an kgk knpa2 beasiswaq, pling tidak cm blum dtransfer ato terlambat.
PKL part 2 (Survey in Solo)
Ni merupakan kelanjutan dari postingan kemarin dengan judul yg sama. G tau knpa, belakangan ini aq malas ngisi blog q, tp y mau g mau harus di isi. Sebenarnya udah lama aq ingin nulis ini d blog, tp slalu terlantar wkakakakaka……..
Oke, kmbali k awal cerita, ni merupakan bagian dari rencana PKL ke Solo. Jadi aq dapat tugas untuk survey k tempat-tempat yang akan d kunjungi. Yang pergi survey cuma dua orang anak, aq ama Haqi. Pergi pada tanggal 3 Juli bertepatan dengan anak2 yg lg ujian SNPTN. Naik kereta jam 6 pagi dari stasiun Gubeng n nyampe jam 12.30 siang di Solo. Karena berbekal kenakatan serta jiwa bagpackers yg slalu dserukan oleh Haqi, kami menyusuri kota Solo. Tujuan kami adalah Museum Radya Pustaka, Monumen Pers, Istana Mangkunegaraan, ama nyari katering buat hari H.
Sesampainya d kota ini (tepatnya d stasiun Purwosari) kami cukup bingung mau memulai darimana. Akhirnya kami mencoba bertnya pada orang2 disana. Stelah mendaptkan apa yang kami inginkan, kami mulai menyusuri kota ini dengan semangat bagpackers. Berjalan kaki dari stasiun Purwosari, kami singgah buat makan coz emang lagi kelaparan. Setelah itu kami mulai berjalan lagi n akhirnya nyampe d Radya Pustaka. Singgah sebentar, kemudian masuk tanya ini itu, liat-liat kemudian laporan ke atasan. Setelah dari sini, nyambung ke Monumen Pers, g pke jalan kaki tp becak. Nympe di sana, masukin surat dan berbincang-bincang bentar ama pengurusnya, kemudian cabut ke Mangkunegara dgn becak jg. Msuk k Mangkunegara, liat-liat, slese n tujuan terkhir adalah alun-alun Solo n pasar Klewer buat nyari katering.
Jalan kaki dari Mangkunegara, g nympe setengah naik becak k alun-alun. Muteri alun-alun n suasananya lagi ramai coz ad pesta rakyat, kemudian makan. Lalu k Klewer nyari katering, dapat lalu transaksi, selesai. Setelah itu msih ad banyak waktu, jlan2 k pasar grosir liat-liat batik. Pulang dngan jalan kaki, hingga lewat museum Danar Hadi. Istirahat minum es campur, singgah k gramed yg ad d seberang jalan. lalu pulng k stasiun Purwosari dengan becak. Liat jadwal kereta, krn msih mlam memutuskan nyari makanan n nunggu d stasiun. Sialny, d jadwal seharusnya jam 22.22 kereta k Surabaya datang tp molor hingga jam 01.00 pagi. Nyebelin tau ……..

Aksi mogok makan mahasiswa
Kenaikan tarif harga BBM yg dberlakukan oleh pemerintah telah bnyak mngundang protes. Banyak demo serta aksi-aksi menentang kenaikan tersebut. Apalagi aksi mahasiswa yg melakukan mogok makan. Sekilas aksi tersebut memang bagus karena kita bisa merasakan penderitaan rakyat kecil. Namun, apakah mereka yg melakukan aksi tersebut tidak memikirkan diri mereka? Trus, jika alasanny demi rakyat apakah mereka tidak berpikir rakyat yg kelaparan pun berusaha mencari sesuap nasi untuk dmakan agar tidak merasakan lapar.
Rakyat yang kelaparan tidak akan pernah memikirkan hal lain slain bagaimana carany mereka dapat sesuap nasi, bagaimana mereka menyekolahkan anak mereka dengan harapan bia menjadi orang pintar dan berguna bagi nusa bangsa ini. Boleh saja melakukan aksi simpatik dengan mogok makan, tapi yang hrus d ingat adalah kesehatan. Apakah para mahasiswa itu juga sudah lupa dengan tugas mereka, aq tidak begitu tau. Yang pasti mereka tlah menyia-yiakan diri mereka sendiri, kluarga dan negara. Knpa demikian? Karena mereka tlah melalaikan kesehatan mereka, mereka tlah meresahkan kluargany menambah beban pengeluaran kluargany jika terjadi apa-apa, dan bagi yg mahasiswa lulusan SPMB/UMPTN mereka tlah mnghamburkan uang negara yg mensubsidi mereka dan bagi mahasiswa yg tidak d subsidi oleh negara mereka sangat dnantikan untuk membangun negara namun tidak datang-datang.
Lho koq bisa? Mnurut logika dan analisis q, mereka secara tlah ‘membantu’ menghancurkan waktu, biaya dan tenaga. Bagaimana bangsa ini bisa sehat dan bangkit dari keterpurukan jika mahasiswa yg d butuhkan slalu terlambat datang. Mereka lbih banyak menghabiskan wktu dngan dngan demo, aksi2, diskusi d kantin ato d pinggir jalanan, kegiatan luar lainny shingga membuat mereka telat ‘keluar’ dari kampus ato dkluarkan dngan paksa oleh kampus alias d DO. Bnyakny waktu terbuang percuma dkampus sama dengan banyakny uang yg kluar dari ortu ato pnghsilan mereka sendiri. Apalagi aksi mogok makan kyk gini, jika mereka tlah mncapai batas kondisi tubuh mereka maka akan jatuh sakit. Ini tentu saja merepotkan kluarga mereka, mengeluarkan uang lagi untuk biaya perawatannya.
Dalam kondisi ini apakah mereka tidak berpikir klo mereka malah menambah beban ortu yg bekerja? Iy, klo itu smua bisa menjamin, klo tidak gmn? Malah akan menambah daftar baru pngangguran ato orang miskin ato orang yg g berguna bagi negara krn harus berjuang mencari sesuap nasi. Trus, kondisi negara yg butuh tenaga muda aktif, kreatif, dan inovatif makin lama akan jadi mimpi aj. Dan kondisi negara akan sangat berat kembali k sediakala.
Bukannya tidak mendukung aksi-aksi yg dilakukan oleh para mahasiswa, aq mendukung sepenuhnya aksi tersebut. Cuma harus d pikir lagi jika melakukan aksi-aksi kyk gini, apakah g berpengaruh ama orang-orang terdekat? Apalagi kondisi negara yg sedang sakit parah ini. Mahasiswa itu ibaratny obat dan multi vitamin bagi negara yg sakit ini. Jika obat dan multi vitamin yg d butuhkan negara ini rusak dan berkurang jumlahny apakah akan sembuh tuh penyakit? Malah-malah bisa membuat parah sakitny jika d pakai. Klo itu terjadi, kpada siapa lagi kita berobat ato membutuhkan obat? Lalu siapa yg menjadi obatny?
Lalu, APA KATA DUNIA SELANJUTNYA?
PKL part 1
Kuliah yg paling seneng adalah ketika ada PKL. Khekhekhe, secara aq adalah mahasiswa sejarah, maka otomatis PKl-ny k situs-situs bersejarah. Kbnyakan PKL q dlakukan d kota Jogja, g tau y knpa PKL dsini. Selain d Jogja, PKL q udh pernah k Madura, Trinil, sisany d Surabaya. Nah, rencanany akan ad PKL lg k Solo.
PKL k Solo ini aja ampe 2 kali, pertama tuk matkul Museologi trus d sambung ama matkul gabungan Metode dan Praktek Riset Sejarah. Nah, untuk PKL gbungan itu aq jd panitiany. Duh, sbuk deh ngurus proposalny. Mana harus d undur lgi k bulan Juli coz g akan ad dana yg kluar buat bulan Juni. Sma kyk museo jg hrus d undur k bulan Juli.
PKL merupakan ajang rekreasi kluar kota gratis. Pling tidak biayany dtanggung ama pihakuniversitas, klo pun ada tmbhan pasti g tlalu bsar kcuali PKLny yg jauh amat dari peradaban khekhekhekhe….! Awal senang blakangnya susah coz buat laporannya itu lho. Huff….cape’ deh………….!
Bagaimana cerita slanjutny? Qt tunggu aj ap PKLny menyenangkan atau tidak…..Hope best aj deh!
Demo dan Mahasiswa….
Skrg ni lagi marak2ny demo yg digelar oleh para mahasiswa untuk menentang kebijakan pemerintah RI tntang kenaikan harga BBM. Emang sih, kenaikan hrga BBM tersbut bnyak mempengaruhi khidupan masyarakat Indonesia kbnyakan termasuk aq. Jadi logis aj klo akibat dari knaikan BBM ini akan memunculkan brita tntang orang bunuh diri, knaikan angka kriminalitas akibat himpitan hrga ekonomi yg bgitu tinggi sperti yg d sampaikan oleh Menteri Kesehatan.
Kembali ke demonstrasi yg dlakukan oleh mahasiswa, nih bnyak crita mnarik yg aq dpatkan mnjelang dan sesudah pngumnman naikny BBM. Pagi hari ktika aq ama Amel akan k kampus (kira2 dua hari sblum pngummanny BBM), salah satu tetangga kontrakan q brtnya ad kmrin bnyak mahasiswa d jalan? Mngkin demo BBM bu, jwb q. Apa anak UNAIR? soalny bnyak bnget yg d jalan, tnyany kmbli. Mngkin demo gbungan UNAIR, ITS, ama UNESA…soalny bbrapa hari ni bnyak yg bseliweran d jalan, jwab q lg. Apa mas-mas situ jg ikut demo? Lbih baik jgn mas! Soalny ad yg d tangkap ama Polisi trus d pukuli!, jlasny. Aq ama Amel hny tersnyum dan mnjawab tidak.
Selang dua hari pasca kenaikan BBM (sblumny bnyak bca brita mngenai demo d UNAS yg heboh itu) aq mmbuka brita online. D situ ada kolom surat pembaca, krana ad judul yg mnrik maka aq buka. Stlah aq bca (trnyata lbh dri 1 surat pmbaca aj dgn tema yg sama!) inti surat2 tersbut mnyesali tindakan demo mahasiswa yg sangat merugikan kpentingan umum. Maunya mahasiswa yg demo untuk rakyat, malah di nilai merugikan masyrakat. Ya, alasan yg d utarakan masyarkat itu logis jg menurut q. Bila dilihat mahasiswa pada zaman skrg (mnrut q) tlah masuk dlam sbuah dilema, dtuntut sbgai lidah rakyat dan d sisi lainny cntoh buruk bgi masyarakat ktika mnggelar aksi-aksi menentang kebijaksanaan pemerintah yg mmberatkn masyarakat kecil.
D kampus aq dan teman2 q jg mmbicarakn knaikan BBM ini, mulai dari awal hingga akibat trburuk yg mngkin kami daptkan. Krna stelah knaikan itu, esok harinya, bnyak angkot d Surabaya yg mogok beroperasi. Tentu saja ini sangat merugikan kepntingan publik. Demo oleh para supir angkutan jg g ktinggaln dngan mahasiswa. Slama yg aq prhatikan, demo2 tresbut-entah mahasiswa maupun sopir angkot-bnyak yg brujung tindakan anarkis, sebuah cerminan buruk dalam pengmbangan demokrasi, ktanya jg.
Lama-kelamaan aq smkin berpikir siapakah aq ini? aq mahasiswa jg, tp koq cerminan mahasiswa sangat buruk apabila demo yg menyngkut masalah krusial masyarakat. Anarkis! itulah kata2 yg bisa dtuliskan. Mahasiswa katanya sbgai agent of change, tp g ngerti apa arti kata2 tersebut. Hnya mmbuat kerusakan, gangguan terhadap kpntingan umum dan hal-hal negatif lainny.
Okelah, saya bisa trima klo pemerintah sekrng emang lagi dlm kndisi yg sangat bobrok tp apa dngan cara ini seorang mahasiswa mngaspirasikan suarany?
Sbenarny ad yg bnyak ingin aq tuliskan, tp brhubung si inspirasi g datang2 lagi maka aq udahan aj smpai disini tulisanny…khekhekhekeh ^^;
Jalan-jalan seyeremmmm….
Ni, cerita ketika masih semester awal kuliah. Bermula dari rasa penasaran yg mendalam akan cerita-cerita gaib d seputar kampus q. Asal tau aj, gedung fakultas q dulunya merupakan fakultas kedokteraan hewan (yg sekarang pindah k kampus C). Nah, dari situ banyak beredar cerita-cerita mistis n misteri lainnya. Karena penasaran, maka aq ama temen2 q like as Juki, Bang Nuk, Amel n Dimas (semuanya co) berencana melakukan ekspedisi alam gaib versi mahasiswa. Rencana disusun dan di tetapkan harinya, yaitu malam jumat kliwon. Setelah rncana matang n akhirnya hari H pun datang. Pada awalnya rencana ini hmpir aja g jadi, tp berkat sedikit paksaan akhirnya jadi juga. Kami mulai berangkat jam 1/2 1 pagi. Datang k kampus berlima dengan jalan kaki. Awalnya g bgitu gmn, tp setelah msuk k dalam linkungan kampus hawanya pun mulai terasa lain. Amel kemudian mencoba mengambil gmbar-gambar pke Hp-nya, tp nihil. Kemudian kami berjalan melewati gedung fakultas kami menuju parkiran belakang. Dan ternyata kami mendapatkan hal yg membuat penasaran. emang aq g bisa ngeliat tp bisa merasakan aj walaupun sedikit-sedkit. Yg bisa ngeliat cuma Amel ama Dimas, sisanya cuma merasakan. Kami berada diparkiran tersebut sekitar 10 menit-an seblum cabut ke tandon fakultas. Ketika balik melewati fakultas aq ama Juki melihat ada bayangan putih berkelebat di Lorong lantai 2 dengan cepat (fakultas q bagian depan pintu masuknya kaca semua jd keliatan dari luar). Cukup terkejut aq melihat itu, sebelum melanjutkan ke tandon. Sampainya di tandon, Amel menceritakan apa yg ad d parkiran belakang tersebut. Dia bilang ada sepsang disana n dekat bnget dengan aq ketika lg survei tempatnya. Makanya dia ngajak pindah dari situ. Ketika lagi duduk, Amel menunjukkan sesuatu kpada kami. Dia menunjuk pada sebatang tanaman yang daunnya goyang-goyang sendiri. Aneh juga, g ad angin maupun binatang di dekat tanaman tersebut. Akhirnya Amel memberikan aba-aba tuk pindah dari situ n kluar. Kami pun lalu berjalan dengan cepat-cepat meninggalkan kampus. Perjalanan keluar tersbut terasa lama d bandingkan datangnya. Setelah berhasil kluar aq tnya ama Amel ad apa dengan daun itu, menurutnya qt lagi dperhatiin ama mereka n memberikan isyarat aj tuk cepat pergi. Kami pun kembli k kosnya Juki, sampai disana waktu menunjukkan jam 1/2 3 pagi. Sebuah pengalaman yg seru, trus kmi berniat untuk melakukan hal yg sama d fakultas kedokteraan yg terkenal angker itu tp g pernah kesampaian.
NB : Jgn ngelakuin hal yg diatas tanpa persiapan ato tanpa d temani ama orang berpengalaman. Bahaya….!
Koq nulis ini aq jadi merinding sendiri y? Iiihhh…..syerem….
Huppfff……UTS selesai
Huff…… :> akhirnya ni UTS selesai sudah. Pekerjaan rodi juga udh selesai. UTS hari ni berjalan dengan penuh kesialan serta keberuntungan ( emang dunia itu slalu seimbang). Ujian pertama Museologi, beuh…..udah g belajar, mati-matian ngerjain tugas eh…..satu soal aj yg bisa dari empat soal. Sisanya ~x( ngawur habis dah…pasrah, pasrah Ujian kedua Kapita Selekta jam 11 siang, sebelum ujian ad bnyak wktu luang tp g ku gunakan buat belajar. “Ah, g usah belajar aj….nie juga pasti hanya ngulang ingatan.” pikir q, n kerennya hampir semua temen q juga melakukan hal yang sama. Bukan karena pintar, tp y mata kuliah ini hanya pengulangan mata kuliah Sejarah Indonesia dari zaman Hindu hingga Kontemporer. Akhir ujian juga d mulai…..Eeng…iieeng……soal yang keluar ternyta tidak seprti yg aq duga……..Ada Apa Gerangan? Ternyata yg keluar soalnya…….emang g perlu buat aq blajr…khekhekhekhe……semuanya bisa aq kerjakan dengan sepenuh hati. Dan ternyata otak q ini cerdas juga bila menghadapi soal kyk gitu (ingatannya). Setelah ujian tadi pulang ke kontrakan lalu tidur sepuasnya…..(abis begadang ampe pagi) Uuaaah ngantuk…. I-) zzzzzzzzzzzz
Begadang, jangan begadang klo g ada artinya?!
UTS untuk semester ini sungguh2 menyebalkan. Dibandingkan dengan yang kemarin, hup……….. aq ingin teriak n melarikan diri dari ini semua…(emang bisa? klo g ad ancaman dari sono).
Tahap menyebalkan UTS di semester ini:
1. Minggu terakhir sebelum ujian: Dosen A, tugas buat UTS…bla…bla…., Dosen B, tugas buat UTS…bla…bla…., Dosen C, tugas buat UTS…bla…bla…., Dosen D tugas buat UTS…bla…bla….
2. Aduh, koq pake nambah nih tugas sih!? Itu pengganti UTS ato bukan? What!? UTS nya masih ada…
Kerja keras nih…..sial banget dah….
3. Eh, aq liat tugasmu donk…..ntar aq copy y? Ntar aq ganti g sama kayak kamu….udah mepet nih…
Kmu yang ngerjain tu tugas y….aq paste aj pny kamu, ntar aq edit sedikit….
4. Ayo, ke warnet……Eh, kmu lagi….ngapain merene? Ngerjain tugas….(ampe pagi) waduh bsok ujian jam berapa y? Siang tenang aj…..tidur dulu ah………
Tuh, keliatan kerja rodi yg dilakukan oleh aq….sampai timbul yg namanya plagiat…khikhikhi…Indonesia emang banyak plagiatornya sih…..sampai2 temen q anak hukum ada yang bilang, eh ni udah bajak lagu orang malah aq yang membajak dari pembajak. Wkakakak……iy setuju.
Tapi kayaknya judul di atas g sesuai deh?! Ah, tau deh kagak nyambung juga gpp Emang GUe Pikirin….
-
Archives
- October 2009 (1)
- May 2009 (1)
- March 2009 (2)
- December 2008 (2)
- November 2008 (2)
- September 2008 (2)
- August 2008 (1)
- July 2008 (1)
- June 2008 (6)
- May 2008 (45)
- April 2008 (5)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS


